Jelajah Desa nemu Honda Grand – off road edition

kaki bukit

Minggu kemaren saya sama bapak saya dolan ke rumah teman bapak saya. Mau cari pupuk kandang sekaligus tanah yang masih seger untuk menanam sesuatu. Daerahnya lumayan ndeso bro. Di bawah kaki bukit. Jalannya tidak terlalu naik turun namun lumayan hancur kondisinya. Banyak batu batu besar. Bahkan pik up yang saya pakai sesekali mentok sesuatu. Saya belum terlalu ahli nyetir di medan agak ekstrim seperti ini.

masih bening sungainya.. seger...

Namun ternyata sekarang sudah lumayan. Dulu sewaktu saya masih kecil belum ada jembatan. Jadi kendaraan nyemplung ke kali. Kalau pas alirannya deras ya nggak tau deh. Sekarang sudah jembatan. Enak nggak perlu berbasah basah. Mendekati lokasi yang dituju ketemu jalan yang kalau di lihat sepintas bukan jalan. Lawong banyak batu batu besar. Pik up geal geol ke sana sini menerjang batu. Sesekali harus ancang ancang ketika menemui jalan yang agak naik.Setelah beberapa kali perjuangan dan harus ganti sopir (kalau saya yang nyetir melorot..hehe) akhirnya sampai juga.

Gak lama ngobrol ngobrolnya segera disiapkan karung untuk mengambil pupuk kandangnya. Tanahnya akan diambilkan nanti di kebunnya. Enak nya hidup di desa. Semua ada. Hidup disini bisa dikatakan hampir gratis. Di depan ada deretan pohon kelapa. Sebelah kanan ada kebun cabai dan sebagainya. Di belakang ada kebun buah pakel. Semua tinggal ambil. Bahkan saya dibawakan oleh oleh yang lumayan banyak. Degan/ kelapa muda entah berapa biji, banyak pokoknya. Rebung yang masih fresh baru digergaji. Sekresek pakel. Bahkan kalau tidak di stop sama bapak saya bisa penuh bak pik up sama hasil bumi. Soalnya mau diambilkan kelapa dan jagung, hehe.

Hmm, orang desa memang keren. Sama sekali nggak mikir untung rugi. Bayangkan, berapa rupiah bisa dihasilkan kalau hasil bumi itu dijual. Tapi yang penting bagaimana sebaik mungkin menjamu tamu yang datang. Suasana juga hangat dan ramah.

honda grand off road edition

gak perlu lampu, part bodi dll... tp kesit banget di jalan bebatuan,,

Ketika akan berangkat ke kebun untuk mengambil tanah teman bapak saya mengeluarkan motor dinas nya. Awalnya saya tidak mengenali. Ternyata honda grand terondol. Di sini kebanyakan penduduknya punya motor khusus untuk ke kebun. Macem macem jenisnya. Namun semuanya seragam. Terondol. Dan yang pasti skill berkendaranya keren. Sebentar saja sudah menghilang di kejauhan, ckckck. Honda Grand ini dibeli seharga 1,5jt. Gak tau deh ada suratnya apa nggak.

 

About raiderobie

motorcycle lovers
This entry was posted in cerita. Bookmark the permalink.

13 Responses to Jelajah Desa nemu Honda Grand – off road edition

  1. blognyamitra says:

    Boleh minta degan-nya bro ???πŸ˜€

  2. ridertua says:

    waduh kasihan tinggal tulang belulang…gak dikasih rumput sih………πŸ™‚

  3. degan baru metik, seger tuh…

  4. andhi_125 says:

    untung lagi gak bawa si byson yo…kan gak muat bawa degan, rebung, pakel dkk…
    nitip siang-siang… :mrgreen:
    http://asli-malang.blogspot.com/2011/01/urus-perpanjangan-sim-di-satpas-sim.html

  5. raiderobie says:

    @ridertua: hehehe, iya mungkin pak bro… banyak nemu yang kayak gitu..kurus2
    @triyantobanyumasan: seger tenan…. apalagi dikasih… tambah seger..
    @andhi125: hehe, kalo nekat saya bawa pake byson dikira mlijo ntar pak.. hehe
    monggo2…

  6. Darmawan says:

    wah kalo di desa kebanyakan yang trondol itu motor bodong (gak ada surat-suratnya):mrgreen:

  7. azizyhoree says:

    walah, aku suka banget pemandangan yang seperti itu mas bro kangen desa 😦

    cocoknya pake KLX tuh πŸ˜†

    nitip :species yang bakal rompal kalo dipake djelajah :mrgreen:

    http://azizyhoree.wordpress.com/2011/02/04/aling-sang-cbrider-top-speed-maker-cbr-150r-2008-180kph-cbr250-2011-165kph/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s