Kadang Menghindari Lubang di Jalan Justru Lebih Berbahaya dari Terperosok Lubang itu Sendiri

Berkendara di jalanan Indonesia ini kadang emang serba salah. Maunya menghindari lubang karena takut terperosok tapi kadang malah justru lebih berbahaya daripada terperosok lubang itu sendiri. Saya baca di salah satu surat kabar, ada pengendara yang bermaksud menghindari lubang malah jatuh dan disambar truk trailer yang melintas. Si pengendara selamat namun boncengernya meninggal.Ada juga pelajar yang meninggal dengan kronologi yang sama. Jatuh gara gara menghindari lubang. Miris sekali melihat efek ekstrim lubang ini.

lubang di jalan di depan rumah saya yang sukses menjatuhkan banyak korban, akhirnya diberi tanda oleh warga

Saya sendiri juga pernah mengalami kadang kita terlalu semangat untuk menghindari lubang dan cenderung tidak memperhatikan efeknya. Pas asik zig zag menhindari lubang kadang tidak memperhatikan bahwa ada kendaraan lain di belakang yang ingin menyalip. Beberapa kali saya juga pernah keteteran menghindari orang yang menghindari lubang. Terutama ketika sedang nyetir roda 4. Tiba tiba pengendara sepeda motor di depan bermanuver ketika akan disalip. Ternyata menghindari lubang.

Perlu seribu satu jurus memang kalau berhadapan dengan jalan berlubang ini. Namun menurut saya ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Ketika akan bermanuver menghindari lubang sebaiknya minimal menengok spion. Pastikan keadaan aman. Kalau memang tidak bisa menghindar sebaiknya tidak usah dipaksakan. Manuver memaksa untuk menghindari lubang lebih berbahaya dari terperosok lubang itu sendiri. Dan kalau anda berada di belakang pengendara lain sebaiknya ikut memprediksi manuvernya, terlebih apabila anda hapal kondisi jalan setempat dan mengetahui kalau ada lubang. Keep riding keep safety!

About raiderobie

motorcycle lovers
This entry was posted in safety riding campaign. Bookmark the permalink.

14 Responses to Kadang Menghindari Lubang di Jalan Justru Lebih Berbahaya dari Terperosok Lubang itu Sendiri

  1. Maskur says:

    sama sama waspada. kadang pengendara motor tidak hapal ada lubang di situ.
    jadi spontan zigzag. yang belakang tidak waspada.jadi bresssss

  2. wah mending embat sekalian, daripada ngindari malah cenderung gampang nggeblag je..🙂

  3. asmarantaka says:

    .klo lobang kenikmatan gimana??:mrgreen:

  4. kang_ulid says:

    skalian ditanami pohon pisang kang!!! biar tambah mantab wwkwkwkw

    nitip lapak
    http://jheren.wordpress.com/2011/04/06/ayo-bersih-bersih/

  5. hadip says:

    kebiasaan saya pake motor ga pernah mau zigzag buat hindarin lubang tapi resikonya juga lumayan parah bro. Dulu wkt msh pake bebek velg racing saya pernah pecah sampe 3 kali setahun gara2 lobang di pantura jadi setahun saya beli velg racing sampe 3 set😦, kapok palagi kalo ujan ketutup air tau2 daaarrr…. ancur deh velg racing gw…sekarang pake mtor gede agak mendingan bro paling komstirnya doang oblag hehe…
    trus skrg sy lebih pelan kalo ga hapal jalan… ngeri bro!!!

  6. gaplek mania says:

    pernh ngalamin waktu balik dari wonogiri.
    dikarawang pas ngebut sekira 90-100kpj.ada lubang gede .mau menghindar kanan kiri motor padat.ya udah tabrakin aja.daripada nyenggol motor lain.
    nyampe rumah baru nyadar velg tigerku yg depan retak sepanjang 15cm yg belakang jari2 nya patah satu dan bagian telapaknya terbelah.(velk racing variasi.kalo asli gw yakin paling2 bengkok)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s